Thursday, July 22, 2004
tanpa judul



1
kemana kuhantamkan tanganku ketika marah ini sudah menjadi batu

engkau seperti sebuah ular
seperti sebuah kelinci, kadang seperti beruk
yang ingin kulumat menjadi partikel-partikel tak berbentuk

tetapi haruskah

2
tak ada ilalang yang mati
tak ada kupu-kupu yang tak hadir di musim semi
dan burung-burung akan berkicau di pagi hari

engkau ku biarkan
tapi kutikamkan hatiku

3
menarilah
tersenyum

perkabarkan tentang apa yang kau tak pernah pikirkan
bahwa di ujung lidahmu
di ujung rambutmu
ada darah
ada nanah
ada anak panah

4
kubiarkan rembulan
bintang-bntang berlalu tengah malam
kubiarkan doa

menjadi diam
menjadi redam

5
jam akan berdentang

kawan
engkau tidak sendirian
bayang-bayang kita akan bersua
entah kapan

6
aku berdiri
entah seperti apa

aku menatapmu
tak ada apa-apa

7
pulanglah

Batam, 2004

Posted at 09:13 pm by m_nandarson

 

Leave a Comment:

Name


Homepage (optional)


Comments




Previous Entry Home Next Entry



mairi nandarson
   

<< July 2004 >>
Sun Mon Tue Wed Thu Fri Sat
 01 02 03
04 05 06 07 08 09 10
11 12 13 14 15 16 17
18 19 20 21 22 23 24
25 26 27 28 29 30 31

Assalamualaikum Wr Wb
Selamat Datang di Web Blog pribadi ini. Saya ingin menampilkannya banyak hal di web ini. Banyak harapan dan mimpi. Saya berkeyakinan, suatu hari catatan ini akan berguna bagi saya.

Salam sastra


Mairi Nandarson

If you want to be updated on this weblog Enter your email here:



rss feed