mairi nandarson
biarkan hujan menari
sibaklah rambutmu
dan geraikan menjadi tarian
lalu bersenandung
untaikan kata-kata puisi
yang pernah kau rekam dalam mimpi
yang tertabur nafsu
hujan
biarkanlah ia mengingatkan kita
pada luka
pada wajah seribu malu
dan biarkanlah gerimis
menganaki tapak-tapak
yang selalu membawamu
pulang kembali
membenalu menjadi kesepian
bersama hujan
kita nyalakan kata-kata
menari
bernyanyi
bermain
berlari-lari
hujan
biarkanlah menjadi rupa
yang biasa
Batam, Juli 2004
Posted at 12:10 am by m_nandarson