|
biarkan hujan menari sibaklah rambutmu dan geraikan menjadi tarian lalu bersenandung untaikan kata-kata puisi yang pernah kau rekam dalam mimpi yang tertabur nafsu hujan biarkanlah ia mengingatkan kita pada luka pada wajah seribu malu dan biarkanlah gerimis menganaki tapak-tapak yang selalu membawamu pulang kembali membenalu menjadi kesepian bersama hujan kita nyalakan kata-kata menari bernyanyi bermain berlari-lari hujan biarkanlah menjadi rupa yang biasa Batam, Juli 2004 |
| Leave a Comment: |